Kamis, 24 Februari 2011

Nurdin akan Gugat Menpora

JAKARTA, (PRLM).- Setelah "hilang" beberapa saat, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid pun akhirnya angkat bicara mengomentari maraknya unjuk rasa menetang kepemimpinananya. Dia mengaku tidak gentar menghadapi tuntutan suporter ataupun pihak reformis. Dia malah menduga unjuk rasa terkait dirinya tersebut didanai oleh pihak tertentu untuk menjatuhkannya.
Nurdin bahkan mengaku dirinya mengetahui siapa dalang di balik aksi demontrasi yang ada di daerah-daerah. Dia bersikeras tetap akan maju dalam bursa pencalonan Ketua Umum PSSI untuk periode 2011-2015 pada kongres empat tahunan di Bali, 26 Maret mendatang. "Saya tidak akan mundur meskipun dituntut sedemikian rupa oleh para suporter. Karena bukan saya yang memaksakan diri untuk menjadi ketua, tapi dicalonkan oleh mayoritas pengurus daerah," katanya di Bone, Kamis (24/2).

Bukan hanya itu, dia juga mengaku gerah mendengar pernyataan dari berbagai pihak yang dianggap sudah menyudutkan dirinya. Salah satunya yakni Menpora Andi A. Mallarangeng. Nurdin menegaskan, dirinya siap menggugat mantan juru bicara kepresidenan tersebut karena dianggap telah mengintervensi PSSI. Calon ketua umum incumbent ini, bahkan mengaku menyiapkan pengacara untuk menuntut Andi. "Andi selaku menteri dan pemerintah sudah tidak netral, dan telah mencampuri urusan PSSI," ujar Nurdin seperti dilansir MetroTV, Kamis (24/2).
Nurdin menganggap apa yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Menpora sudah terlalu jauh, dan dia pun beranggapan Andi tidak paham dengan aturan organisasi PSSI. Karena menurut dia, tindakan yang dinyatakan pemerintah hingga akan menjatuhkan sanksi sangat disayangkan. Karena pasalnya, kata Nurdin, pemerintah seharusnya melakukan pembicaraan dengan PSSI terlebih dahulu.
Sebelum melakukan aksi gugatan ke Menpora, pihak keluarga besar Nurdin Halid mengaku akan terlebih dahulu mengajukan somasi kepada Andi. Menurut adik Nurdin, Kadir Halid, pernyataan yang dikeluarkan Andi lah yang akhirnya memicu maraknya aksi unjuk rasa untuk menentang dan menjelekkan Nurdin. Kadir menuturkan apa yang dilakukan Andi selaku menteri tidak mencerminkan posisinya sebagai pejabat negara. "Dia (Andi) harus bertanggung jawab, dan bentrok yang terjadi hari ini di berbagai daerah adalah hasil provokasinya," kata Ketua Pengda PSSI Sulawesi Selatan tersebut kemudian. (A-161/das)***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar