Jumat, 04 November 2011

New7Wonders : Kantor Kami Memang di Museum, Ingin Bertemu Janji Dulu

Museum Heidi Weber Zurich
Jakarta - Dubes RI di Swiss Djoko Susilo mengklaim New7Wonders hanyalah yayasan abal-abal, karena alamat kantor yang tercantum ternyata merupakan museum. New7Wonders membalas, kantor mereka memang di museum itu.

Business Development New7Wonders Jean Paul de la Fuente, dalam telekonferensi dengan Duta Komodo Jusuf Kalla, menegaskan alamat kantornya tidak palsu.

"Ya memang museum itu adalah kantor kami, kami berkantor di sana," kata Fuente saat ditanya JK melalui sambungan telepon video di Kantor PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (4/11/2011).

Menurut Fuente, kantor New7Wonders memang bukan kantor biasa. Untuk datang dan bertemu dengan pegawai yayasan, seseorang harus melihat perjanjian terlebih dulu.

"Kalau bertemu kami membuat perjanjian dulu. Yang dilakukan Dubes tidak demikian, jadi tidak bisa bertemu kami," kilah Fuente.


Jean Paul De La Fuente

Karena itu, Fuente membantah tegas kantornya disebut palsu. Dia mengklaim, alamat kantornya tercatat di kantor walikota. "Alamat kami ada, tidak palsu, teregister atau tercatat," tegasnya.

Alamat kantor yang diklaim New7Wonders ini terungkap setelah staf KBRI Bern mengunjungi alamat yang tertulis sebagai kantor yaitu Hoeschgasse 8, PO Box 1212, 8034 Zurich. Ternyata, alamat yang tertulis itu tidak sesuai dengan alamat seharusnya yakni: Hoeschgasse 8, PO Box 1212, 8008 Zurich.

Namun ternyata alamat itu bukan sebuah kantor layaknya kantor. Di alamat itu berdiri sebuah museum Heidi Weber yang dibangun oleh arsitek Le Corbusier dan selesai pada tahun 1967. Tidak ada pegawai ataupun resepsionis di kantor tersebut.

(ken/fay)

Baca berita lainnya di detiknews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar