Sabtu, 04 Februari 2012

Hobi Harley Komjen Nanan Tunjukkan Hidup Mewah Anggota Polri

Wakapolri Komjen Nana Sukarna
Jakarta - Wakapolri Komjen Nanan Sukarna memiliki hobi mewah yaitu mengendari motor gede jenis Harley Davidson. Hobi Nanan tersebut dinilai menunjukkan gaya hidup mewah anggota Polri.

"Hobi moge yang dilakukan Wakapolri bisa menyulut kecurigaan publik bahwa Wakapolri tersebut hidup bermewah-mewah karena HD adalah jenis motor dengan harga ratusan juta rupiah per unitnya," ujar anggota Komisi III Achmad Basarah di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Menurut Achmad, kritikan anggota Komisi III DPR, Trimedya Panjaitan kepada Wakapolri saat raker kemarin hendaknya dimaknai sebagai kritik membangun. Para pejabat Polri diharapkan untuk senantiasa mawas diri dan sensitif terhadap berbagai pandangan miring tentang institusi Polri akhir-akhir ini.

"Kalau sudah demikian akan muncul pertanyaan berikutnya dari mana Nanan memperoleh uangnya?" Tanya Achmad.

Menurut Achmad jika dikaitkan dengan gajinya sebagai Wakapolri tentu tidak cukup untuk membeli motor mewah tersebut. Meskipun menurutnya bisa saja Wakapolri beli dari hasil tabungan atau usaha lainnya yang halal.

"Saat ini adalah situasi dimana semua pejabat negara harus selalu mawas diri dan hati-hati dalam tindak tanduk dan berperilaku di tengah masyarakat agar tidak menimbulkan penilaian buruk yang dapat berimplikasi terhadap citra lembaga yang dipimpinnya," jelas Achmad yang juga Sekretaris FPDIP ini.

Achmad menyarankan agar Nanan melepas semua jabatannya diluar institusi kepolisian.

‎ ​"Saya sarankan sebaiknya dia fokus menjalankan tugasnya sebagai Wakapolri karena saat ini Polri sedang menghadapi tantangan yang maha berat dan tidak mudah," tegasnya.
Komisi III DPR sempat mempertanyakan jabatan-jabatan Wakapolri Komjen Nanan Soekarna di luar tugas kepolisian. Nanan mengaku jabatan diluar kepolisian yang diembannya itu mendapat restu dari Kapolri.

"Semua itu seizin Kapolri," kata Nanan di sela Rapat Kerja DPR dan Kapolri, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (1/2).

Nanan menampik dua kegiatan yang diikutinya itu tidak berkaitan dengan tugas kepolisian. Misalnya soal senjata yang erat kaitannya dengan penertiban senjata dan otomotif yang berkaitan dengan budaya berlalu-lintas. Di dunia otomotif, Nanan berkeinginan untuk mensinergikan dengan tugas kepolisian. Dia mencontohkan aksi balap liar yang marak di jalanan.
(mpr/did)

baca artikel lainnya di majalah digital detiknews.com
Gambar  diambil dari Stephenlangitan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar