Kamis, 12 Juli 2012

Erick Thohir Beli Klub Sepak Bola Amerika

Satu lagi pengusaha Indonesia yang menguasai klub sepakbola asing. Kini mayoritas saham klub Major League Soccer (MLS), D.C. United, telah dimiliki oleh pengusaha Erick Thohir.
Dikabarkan Washington Post, Erick telah diperkenalkan sebagai investor baru United dalam konferensi pers pada Selasa (10/7/2012) di Washinton, Amerika Serikat, yang dihadiri oleh investor saat ini, Will Chang, dan Presiden United, Kevin Payne.
Sebagai pemilik baru DC United, Erick Thohir akan menyiapkan dana untuk belanja pemain, agar  bisa menarik sejumlah pemain berbakat ke klub yang aru dibelinya itu. "Tetapi rencana tersebut tidak akan mengubah struktur tim yang telah dibentuk oleh pelatih Ben Olsen," katanya, menjawab pertanyaan wartawan mengenai  rencana belanja pemain di Washington, Amerika Serikat, Rabu (10/72012).

Proses Will Chang untuk meyakinkan Erick Thohir menjadi salah satu pemilik DC United tidak mudah, karena membutuhkan waktu lebih kurang 8 hingga 9 bulan. Pembicaraan berawal ketika Jason Levien yang juga menjadi pemilik minoritas klub NBA Philadelphia 76ers menghadiri peringatan hari ulang tahun perkawinan orang tua Erick yang ke-50 di Jakarta.
"Kunjungan tersebut juga bertepatan dengan pertandingan persahabatan klub Los Angeles Galaxi dengan tim nasional Indonesia di Jakarta," ujar Jason.
Bagi Chang, Erick dan Jason adalah akhir dari pencarian panjangnya untuk menggandeng partner dalam menyelesaikan persoalan dan meningkatkan kualitas klub.  Selama ini, Chang yang tinggal di California dan menjadi pemilik San Fransico Giants tidak dapat menjaga konsistensi kehadirannya dalam mengelola DC United.
Atas situasi itu, menurut Chang, DC United memerlukan figure lain yang memiliki komitmen dan bisa membawa kemajuan bagi klub. Pada kesempatan tersebut, Chang menyatakan bahwa dirinya dan Erick akan terlibat di dalam setiap keputusan penting yang harus dibuat DC United. Mereka berdua telah meminta Jason, atas nama pemilik klub, untuk mencari stadion tetap bagi DC 
United dan mengawasi kegiatan bisnis mereka.

Seperti diketahui, selama beberapa tahun terakhir sejumlah supporter DC Uniterd mengharapkan klub sepak bola tersebut memiliki stadion tetap sebagai kandang mereka.  Sehingga kehadiran Erick Tohir dan Jason Levien sebagai pemilik baru diharapkan bisa menyelesaikan persoalan tersebut. Harapan supporter juga ditangkap oleh Chang, yang telah menjadi pemiilik tunggal sejak tahun 2009, karena Victor Macfarlane menjual saham yang dimilikinya kepada Chang.  Ia pun lantas menyatakan stadion permanen bagi DC United merupakan impian utamanya, disamping mengembalikan DC United sebagai klub sepakbola internasional.
Sementara itu, Erick dipastikan tidak bisa menghadiri pertandingan persahabatan melawan Paris Saint Germain pada tanggal 28 Juli 2012 di kandang DC united atau di RFK Stadium, karena sebagai wakil pimpinan komite olympiade Indonesia ia harus mewakili delegasi Indonesia di London.
RFK stadium yang menjadi kandang DC United memang telah digunakan sejak tahun 1900, dan diakui  menyimpan banyak sejarah, tetapi tempat tersebut jelas tidak lagi memadai,  Kami akan mengenang RFK Stadium, dan akan berupaya sebaik mungkin untuk kepentingan klub.  Kami juga senang akan memiliki rumah baru, rumah baru yang megah jelas Jason. (hp)

Sumber Berita www.gatra.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar